PERINGATI HKBN 2019, MTs & MA AL-MAS’UDY GELAR SIMULASI BENCANA
PERINGATI HKBN 2019, MTs & MA AL-MAS’UDY GELAR SIMULASI BENCANA
LPBI NU bersinergi dengan Yayasan Pondok Pesantren Al-Mas’udy kecamatan Kutorejo kabupaten Mojokerto untuk melaksanakan kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) yang bertepatan pada Jum’at (26/04).
Minggu, (28/04) simulasi dilaksanakan di Yayasan Pondok Pesantren Al-Mas’udy dengan sangat antusias. Kegiatan tersebut mempraktikkan diantanranya penerapan Early Warning System (EWS), pemahaman jalur evakuasi, penerapan Standart Operasional Prosedur (SOP) siaga bencana, serta Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dengan melibatkan seluruh siswa-siswi MTS dan MA berserta pihak guru di madrasah tersebut.
Simulasi tersebut dilakukan dengan membuat beberapa ruangan serupa kebakaran telebih dahulu, setelah terdengar pengumuman untuk berkumpul kemudian siswa-siswi yang berada di ruang kelas madrasah tersebut berhamburan keluar untuk melakukan evakuasi mandiri dan segera berkumpul di assembly point (titik kumpul) bersama siswa-siswi kelas lainnya dengan membawa dokumen hingga alat-alat berharga yang dapat diselamatkan. Setalah satpam mengadu ke kepala madrasah dan kepala madrasah mengintruksikan untuk melakukan evakuasi lebih lanjut maka, satpam tersebut menghubungi Relawan LPBI NU untuk melakukan evakuasi pada korban dan melakukan pemadaman api. Evakuasi korban pada kebakaran dibantu oleh anggota PMR madrasah tersebut. Evakusai berjalan lancar, cepat dan tidak ada korban jiwa.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan positif karena paling tidak menjadi pembelajaran bagi peserta didik.” Ujar Bapak Nur Kholis selaku kepala madrasah MTs dan MA Al-Mas’udy. Pembelajaran tentang siaga bencana memang penting disampaikan terhadap peserta didik karena bencana dapat terjadi kapanpun dan dimanapun kita berada. Yayasan Pondok Pesantren Al-Mas’udy juga siap mewujudkan menjadi satuan pendidikan aman bencana.
“Selain menambah ilmu kami juga senang LPBI NU berkunjung ke madrasah kami” ujar salah satu siswa MA Al-Mas’udy. MTS dan MA Al-Mas’udy Kutorejo siap untuk selamat.
![]() |
| Foto bersama siswi MTs & MA Al-Mas'udy |
LPBI NU bersinergi dengan Yayasan Pondok Pesantren Al-Mas’udy kecamatan Kutorejo kabupaten Mojokerto untuk melaksanakan kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) yang bertepatan pada Jum’at (26/04).
Minggu, (28/04) simulasi dilaksanakan di Yayasan Pondok Pesantren Al-Mas’udy dengan sangat antusias. Kegiatan tersebut mempraktikkan diantanranya penerapan Early Warning System (EWS), pemahaman jalur evakuasi, penerapan Standart Operasional Prosedur (SOP) siaga bencana, serta Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dengan melibatkan seluruh siswa-siswi MTS dan MA berserta pihak guru di madrasah tersebut.
Simulasi tersebut dilakukan dengan membuat beberapa ruangan serupa kebakaran telebih dahulu, setelah terdengar pengumuman untuk berkumpul kemudian siswa-siswi yang berada di ruang kelas madrasah tersebut berhamburan keluar untuk melakukan evakuasi mandiri dan segera berkumpul di assembly point (titik kumpul) bersama siswa-siswi kelas lainnya dengan membawa dokumen hingga alat-alat berharga yang dapat diselamatkan. Setalah satpam mengadu ke kepala madrasah dan kepala madrasah mengintruksikan untuk melakukan evakuasi lebih lanjut maka, satpam tersebut menghubungi Relawan LPBI NU untuk melakukan evakuasi pada korban dan melakukan pemadaman api. Evakuasi korban pada kebakaran dibantu oleh anggota PMR madrasah tersebut. Evakusai berjalan lancar, cepat dan tidak ada korban jiwa.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan positif karena paling tidak menjadi pembelajaran bagi peserta didik.” Ujar Bapak Nur Kholis selaku kepala madrasah MTs dan MA Al-Mas’udy. Pembelajaran tentang siaga bencana memang penting disampaikan terhadap peserta didik karena bencana dapat terjadi kapanpun dan dimanapun kita berada. Yayasan Pondok Pesantren Al-Mas’udy juga siap mewujudkan menjadi satuan pendidikan aman bencana.
“Selain menambah ilmu kami juga senang LPBI NU berkunjung ke madrasah kami” ujar salah satu siswa MA Al-Mas’udy. MTS dan MA Al-Mas’udy Kutorejo siap untuk selamat.

Comments
Post a Comment