“NGAJI JURNALISTIK” GENERASI MILENIAL NAHDLIYIN KAB. MOJOKERTO
“NGAJI JURNALISTIK”
GENERASI
MILENIAL NAHDLIYIN
KAB. MOJOKERTO
Mojokerto, 23
Maret 2019, 16:52 WIB
[EDITOR : NADHIROTUL AFIRDA]
[EDITOR : NADHIROTUL AFIRDA]
| Ngaji Jurnalistik praktik menulis berita di Wisma PC NU Kabupaten Mojokerto, Sabtu (23/03/2019). |
M
|
OJOKERTO – Perkembangan zaman yang menuntut para generasi muda untuk selalu upgrade dan update pengetahuan serta kemampuan dalam bidang karya tulis dan jurnalistik.
Sabtu,
23/3/2019 digelar kegiatan Ngaji Jurnalistik oleh Lembaga Taklif wan Nasyr (LTN
NU) Kabupaten Mojokerto yang dihadiri oleh delegasi dari bebrapa lembaga maupun
banom NU diantaranya LPBI NU, IPNU, IPPNU, Ma’arif serta Fatayat yang bertempat di aula Wisma PC
NU Kabupaten Mojokerto.
Tujuan
dari diadakannya kegiatan ini adalah para kader muda
Nahdliyin dapat membuat berita yang kemudian akan ditindaklanjuti menjadi
kontribusi website NU Kabupaten Mojokerto yang disampaikan oleh ketua PC LTN NU
Kabupaten Mojokerto dalam sambutannya.
Selain itu, KH. Abdul Adzim Alwi, selaku ketua
PC NU Kabupaten Mojokerto menyampaikan bahwa orang dapat dikatakan pandai
apabila ia mau belajar dan terus belajar. “Saya senang dan sangat mendukung
kegiatan
ini dengan harapan peserta menjadi Jurnalis NU handal yang mampu membentengi
Ahlusunnah Wal Jamaah, mudah-mudahan dengan berjuang di NU diakui sebagai
santri oleh Mbah Hasyim Asy’ari”. Tambah beliau.
M. Syaifuddin (Wartawan Kompas) yang lahir
di Jombang, 7 September 1974 yang merupakan salah satu narasumber memaparkan berbagai hal yang berkaitan dengan
jurnalistik. Penyampaian yang ringan serta humble dengan audien membuat para peserta sangat
antusias mengikuti kegiatan ini. “Jurnalistik yang baik tentunya produknya juga
baik”. Tuturnya dalam menjawab salah satu pertanyaan audien.
Bukan
hanya M. Syaifuddin, Moch. Chariris (Wartawan Jawa Pos) juga menjadi narasumber
dalam kegiatan ini beliau menyampaikan mengenai bekal menulis berita mulai dari
hal yang harus disiapkan hingga para peserta membuat tulisan yang mereka unggah
di media social lembaga maupun banom mereka sendiri.
Comments
Post a Comment